:::: MENU ::::
Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan

Kamis, 02 Februari 2012

BOGOR, KOMPAS.Com - Sekarang sudah masuk musim buah manggis. Di tepian jalan, buah itu dapat ditemui dengan harga yang relatif murah. Nah, ada baiknya jika membeli manggis, jangan buang kulitnya karena kulit manggis ternyata sangat berkhasiat untuk menghambat proses penuaan.

"Kulit bagian dalam manggis itu mengandung Xanthone yang merupakan senyawa bioaktif yang mempunyai struktur cincin enam karbon dengan kerangka karbon lengkap. Turunan Xanthone berupa a-mangostin merupakan komponen yang paling banyak terdapat pada kulit manggis," tutur Dr Indah Yuliasih, peneliti manggis dari Fakultas Teknologi Pertanian Institut Pertanian Bogor dalam diskusi pagi bersama wartawan di IPB, Kamis (2/2).
Menurut Indah, Xanthone merupakan bahan aktif yang bersifat antikanker dan antioksidan yang sangat tinggi bahkan beberapa kali lipat melebihi kekuatan vitamin C dan E. Xanthone juga mampu menghambat proses penuaan.

Selasa, 02 Agustus 2011

Cedera pada bagian kepala, khususnya otak sebaiknya diwaspadai karena meningkatkan risiko terjadinya stroke hingga 10 kali lipat. Bahkan cedera yang ringan pun tidak bisa dianggap enteng.
Cedera pada bagian otak bisa menyebabkan berbagai komplikasi, seperti retak atau robekan arteri, cedera jantung atau gangguan penyumbatan darah yang akan meningkatkan risiko stroke.
"Cedera trauma pada otak sebelumnya tidak termasuk dalam faktor risiko stroke. Walau mekanismenya belum jelas, tetapi kaitan antara dua hal itu layak untuk diteliti," kata Dr.Ralp Sacco, presiden American Heart Association.

Selasa, 19 Juli 2011

Tahukah Anda, selain mengotori paru-parunya dengan zat-zat kimia yang berasal dari asap rokok, sebenarnya para perokok juga membuat tubuhnya kekurangan oksigen. Istilah medis untuk kekurangan oksigen ini adalah hipoksia. Dalam jangka panjang, hipoksia bisa merusak organ-organ tubuh.

Sabtu, 04 Juni 2011

Eropa saat ini tengah menghadapi wabah bakteri E coli yang membuat sakit lebih dari 1.600 orang di Jerman dan membunuh 18 orang. Badan Kesehatan Dunia menyatakan, patogen penyebab wabah ini adalah strain baru yang belum pernah dikenal oleh ilmuwan.
Menurut Beijing Genomics Institute, China yang bekerja sama dengan ilmuwan Jerman, strain E coli ini merupakan jenis yang sangat mematikan dan mudah menular. "Ini merupakan strain unik yang belum pernah diisolasi dari pasien sebelumnya," kata Hilde Kruse, ahli keamanan pangan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Minggu, 15 Mei 2011


Penderita diabetes menghadapi risiko lebih tinggi mengidap jenis kanker tertentu dibandingkan mereka yang tak menderita penyakit gula darah, demikian hasil riset baru di Amerika Serikat.